Minggu, 23 Agustus 2009

Pindah Kostan

Haduh,, udah angkut2 barangnya capek.. Ngaturnya juga.. Hoahmm.. Besok puasa lagi.. Semangat..

Untungnya, di kostan yang baru ini,, orangnya ramah2,, baik2 deh,, g sombong, rajin menabung.. Hehehehe.. Ternyata ada anak Sasing juga,, cuma dia kelas A. Tapi gpp deh,, nambah kompeni.. Trus ada juga yang dari Medan.. Wah,, mudah2an bisa pulang bareng.. Asyik da temennya..

Selasa, 18 Agustus 2009

Iri

Tadi, saya iseng membuka website dikti,, lalu saya melihat webometrics (peringkat universitas dunia). Walaupun banyak universitas yang lebih bagus di dunia ini, saya tertarik dengan NUS.. Saya berencana (sebenernya pengen banget) kuliah di NUS, kan deket kalo mo mudik. Hanya, takdir menentukan saya kuliah di Unpad,, apa boleh buat,, S2nya aja kalo bisa,, Amin...

Setela lihat2 NUS, saya jadi teringat PINUS.. (Perhimpunan Indonesia NUS).. Tau nggak? Di hari ulang tahun kemerdekaan RI, mereka buat acara lho di KBRI Singapura kalo nggak salah.. Trus saya baca2 events yang udah mereka buat.. Salah satunya, mereka ke Medan untuk ngajarin anak2 yg kurang mampu berbahasa Inggris dan Komputer... Salute!! G cuma itu, mereka mo main drama Sitti Nurbaya walopun pemainnya ada orang Indonesia bermata sipit (orang Cina).. Pokoknya saya ngacungin banyak jempol deh buat mereka... Ternyata semangat kemerdekaan mereka lebih besar daripada kita yang berada di Indonesia.. Give applause for PINUS..

Minggu, 16 Agustus 2009

Hari Kemerekaan Republik Indonesia..

Selamat Ulang Tahun yang Ke-64 Indonesiaku..

Kemarin, entah kenapa saya tidur begitu cepat hingga saya terbangun jam 2 pagi pada keesokan harinya dan tidak bisa tidur lagi sampai sekarang..

Tiba-tiba, saya mendapat ilham untuk browsing lagunya Ultra.. Ada yang tau nggak? Ultra itu group band dari Inggris yang terkenal tahun 1990an. Lagu yang paling saya suka adalah 'Say It Once' (cari aja di youtube kalo mo dengerin lagunya). Saya jadi ingat 4 tahun yang lalu, masa-masa pertama SMA. Saya punya temen yang namanya Mbak Risna (dia alumni Sastra Inggris UM Angkatan 2001, Lulusan terbaik juga), suka dengerin lagu ini. Yahh,, kalo menurut saya sih lagunya romantis. Kalo alasannya Mbak Risna, selain lagunya bagus, personilnya juga cakep.. Hehehehe.. Haduh,, jadi inget masa-masa SMA dulu..

Ini kan tanggal 17 Agustus 2009, udah 2 tahun saya nggak ikut upacara lagi.. Hehehe

Hidup Indonesia! Merdeka!

Jumat, 31 Juli 2009

Selamat!!

Selamat ya buat temen-temen yang keterima SNMPTN.. Bagi yang nggak keterima, tunggu taon depan, daftar ke PTS, atau masuk jalur khusus.. Yang penting tetap semangat..

Saya jadi teringat taon lalu.. Masa-masa pengambilan keputusan akan melanjutkan perantauan ke Bandung atau Yogya.. Nggak taunya Bandung Coret.. Huhhh.. Hmm,, jadi pengen ikut, pengen ngerasain lulus SNMPTN..

Tenerife

Saya mengambil judul ini dari Musibah Tenerife di Spanyol, yaitu tabrakan antara 2 pesawat Boeing 747 milik KLM (Belanda) dan PNM (Panama). Musibah ini terjadi di landasan bandara Tenerife. Pada mulanya, pihak menara menyuruh kapten PNM untuk berbelok (masih di landasan), tapi kapten pilot itu melewatkan belokan yang seharusnya dilewati sehingga ia mencari belokan yang lain. Dilain pihak, kapten KLM, Kapten Van Santen (yang sudah sangat berpengalaman dan sering diminta untuk melatih pilot-pilot baru) sangat tergesa-gesa karena pesawat itu sudah menunda penerbangan 3,5 jam. Kija ditunda lagi, pihak KLM akan membayar denda penginapan selama 1 hari kepada penumpang atas keterlambatannya (hebat yah,, nggak kayak negara saya). Ketika itu, Kapten Van Santen (KLM) akan lepas landas tanpa pemberitahuan ke menara pengawas dan di saat yang sama terjadi heterodyne (gangguan antara radio pesawat dan menara yang terjadi akibat pilot KLM dan menara pengawas berbicara di saat yang bersamaan. Akibatnya, co-pilot KLM yang mengkonfirmasi lepas landas KLM hanya mendengar suara "baik" diantara keributan yang terjadi akibat heterodyne itu. Lalu, KLM pun bersiap lepas landas. Beberapa detik kemudian, Kapten Van Santen (KLM) melihat pesawat PNM di depannya dan langsung mengangkat pesawat. Sayangnya, akibat bobot pesawat yang terlalu berat (KLM mengisi avtur tambahan untuk mempercepat transit selanjutnya karena keterlambatan di Tenerife), roda KLM menabrak PNM. Dan.. terjadilah musibah Tenerife itu. Musibah kecelakaan pesawat terbesar di dunia.

Yah,, setelah intermezzo di atas, ada 2 hal yang ingin saya sampaikan disini:
!. Saya salut sama KLM, dia sangat memperhatikan penumpang/konsumen. Terlambat 3,5 jam sudah memikirkan denda penginapan yang harus dibayar. Sedangkan di negara saya,, ketika pesawat yang akan dinaiki Ayah saya terlambat 4 jam, Ayah saya hanya mendapat Pop mie sebagai gantinya.. Saya salut sama KLM..
2. Sepandai-pandai tupai melompat, pasti akan jatuh juga. Begitu juga dengan Kapten Van Santen, dia adalah kapten yang sangat berpengalaman (kata pembicara di TV, yah, jadinya saya yakin 90% benar). Pada saat itu, dia lepas landas tanpa persetujuan dari menara pengawas. Yang mengonfirmasi kepas landasnya KLM juga co-pilotnya. Trus, pas awak pesawatnya ngomong, "Kapten, pesawat PNM masih di landasan!". Kapten Van Santen hanya menjawab, "Benarkah?" lalu melanjutkan kegiatannya (membuat pesawat lepas landas dengan kecepatan penuh). Dari sini, kita dapat belajar "Don't underestimate anything". Walaupun Kapten Van Santen itu berpengalaman, tetap saja ia todak boleh mengambil keputusan untuk melepas-landaskan pesawat. Tetapi, ia terbebas dari hukuman karena kejadian heterodyne dan sindrom pelatihan yang mungkin membuat dia seperti berada di dalam ruang simulasi. Tapi mo disalahin juga orangnya undah mati. Masa' anaknya yang mo masuk penjara, atau istrinya gitu.. Tapi saya nggak tau sih, hukuman di Belanda kayak apa..

Okay, I think it;'s enough for now... Saya mo siap-siap pulang dulu setelah ngungsi buat hotspotan.. Hahaha.. Have a nice day!!

Minggu, 26 Juli 2009

Naruto

Oh ya, postingan terakhir saia tentang komposisi sukses kemaren yang menceritakan pengajar gitar saya berawal dari Serial Kartun Naruto. Awalnya dia bilang gini, "Dek, kelen suka nonton Naruto?". Trus berlanjut ke bla.. bla.. bla.. sampe akhirnya dia bilang, "Kelen jangan lihat jurusnya aja, lihat sisi baiknya. Si Naruto itu latihan keras lho. Walaupun dia punya cakra tapi nggak pernah latihan sama aja." Gitu ceunah.. Hingga akhirnya berlanjut ke cerita sebelumnya.

Tumben, kali ini postingan saya pendek banget. Nggak tau ni saia kok jadi males nulis, keingetan dia terus sih.. Huhhhh.. Negostajeshmi..

Sabtu, 25 Juli 2009

Komposisi Sukses

Tadi saia les gitar lagi.. Yang biasanya cuma 1 jam, sekarang nambah jadi 2 jam karena saia jadi balik ke Jatinangor pertengahan bulan Agustus. Disela waktu 2 jam les itu, saya berbincang-bincang dengan pengajar saia. Namanya Army, lulusan Seni Musik Unimed, dia angkatan 2003.. Dia cerita ke temen-temen cilik saia (soalnya yang les kebanyakan anak SMP).. Dia bilang gini, "Dek, percuma kau punya bakat tapi nggak pernah kau latih.. Yang penting itu latihan.. Kau jangan cuma nonton orang aja.. Kau harus rajin latihan supaya kau ditonton orang..". Gitu katanya (dengan logat Batak yang kental).. Tiba-tiba saia teringat kutipannya Einstein (dibaca Ainstain karena dia orang Austria, pake bahasa Jerman), kata Einstein, "SUKSES = 1% Keberuntungan + 99% Kerja Keras" Bener nggak? Bener kan?? Trus, kita juga harus fokus. Orang Indonesia tuh, termasuk saia, serba bisa, tapi nggak ahli. Nggak kayak orang barat yang bisanya cuma ngelakuin 1 hal, tapi ahli.. Eh, orang Jepang juga sih, kayak Pangeran Akishino, ahli burung. Tadi saia udah bilang saya termasuk tipe orang Indonesia, pengen belajar semuanya termasuk musik tadi.. Saia bukannya bisa, tapi saya pengen bisa semuanya.. Ini itu, kayak bisa gitar, bisa biola juga.. Saia emang pengen banget bisa maen biola, tapi berhubung pengajarnya nggak ada, akhirnya saya les gitar. Sempat terbersit di benak saya, nanti di Jatinangor, saia mau les biola, tapi akhirnya saia sadar kalau itu nggak baik. Saia bisa, tapi nggak terlalu bisa. Kalo dipikir-pikir buat apa.. Iya kan.. So, the conclusion is: "Sukses = 1% keberuntungan + 33% fokus + 33% ikhtiar (kerja keras) + 33% tawakkal (berdo'a kepada Allah SWT)" Ni resep ala saia.. Haahah,, Karena saia juga mengutip kata-kata dari mana-mana yang saia nggak tau asalnya "Bekerja tanpa berdoa adalah takabur, berdoa tanpa bekerja adalah.. (maaf saia lupa).. Semangat!!!